IRONI SHOLAT SHUBUH

1. Ada seorang ustadz yang giat berdakwah menyerukan tegaknya syariat islam. Herannya dia tidak pernah bias ditemui saat sholat Subuh di masjid. Saat ditanya kemana, dengan ringan menjawab : “Pekerjaan menuntut saya bekerja lebih lama, sehingga waktu tidur saya terlambat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun”

2. Ada seoarang kawan yang menyetel alarm untuk bangun tengah malan demi menonton pertandingan Liga Champion/Piala dunia, tetapi tidak pernah dilakukan untuk bangun sholat subuh berjamaah di masjid.

3. Banyak orang menyetel alarm jam 6 pagi kenapa tidak jam 4 pagi?

4. Ketika kita harus naik pesawat jam pagi, apakah kita akan berusaha tiba di bandara 1 jam sebelumnya? Atau kita hanya pasrah karena tidak bisa bangun pagi sehingga tidak mungkin tiba dibandara 1 jam sebelumnya.

5. Ketika kita bekerja masuk jam 8 pagi

· Apakah kita rela bangun pagi agar bisa tepat waktu sampai di tempat kerja ?

· Bagi yang rumahnya jauh, Apakah kita bangun lebih awal supaya tidak terlambat sampai di tempat kerja?

· Atau anda akan selalu minta izin kepada atasan, untuk selalu terlambat sampai tempat kerja karena rumahnya jauh dan tidak bisa bangun pagi

MENGAPA KITA TIDAK BERANI MINTA IZIN KEPADA ATASAN KITA PADAHAL DIA MANUSIA BIASA. SEMENTARA KITA BEGITU MUDAHNYA “MEMINTA IZIN” KEPADA ALLAH, YANG TELAH MENCIPTAKAN KITA DAN JUGA PIMPINAN KITA, UNTUK TERLAMBAT MENDIRIKAN SHOLAT SUBUH?

COBA RENUNGKAN!!!!

Kalau ada orang kaya yang berjanji memberikan uang Rp100 juta jika datang ke rumahnya tepat jam 5 pagi

Apakah kita akan mendatanginya?

Atau apakah kita menolak hanya karena tidak bisa mengatur waktu bangun tidur?

Sesungguhnya permasalahannya kembali pada kemauan: KITA MAU ATAU TIDAK!!!

“Pernah, salah seorang penguasa Yahudi menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam kecuali pada satu hal. Ialah bila jumlah jamaah shalat subuh menyamai jumlah jamaah sholat Jumat”

SHOLAT SUBUH SEBAGAI UJIAN

Sholat Subuh itu sangat berat.

Buktinya, jumlah shaf jamaah sholat Subuh biasanya jauh lebih sedikit dibandingkan shalat lainnya.

Ini membuktikan bahwa sholat Subuh adalah ujian.

Selain itu, sholat Subuh memiliki kriteria layaknya ujian, antara lain: pasti sulit tetapi tidak mustahil untuk dilakukan.

Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

KEISTIMEWAAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID :

1. Pahala sholat malam satu malam penuh

“Barangsiapa yang sholat Isya’ berjamaah maka seakan-akan dia telah sholat setengah malam. Dan barangsiapa sholat Subuh berjamaah maka seakan-akan dia telah melaksanakan sholat malam satu malam penuh.” (HR Muslim)

2. Sholat Subuh merupakan sumber dari segala sumber cahaya di hari Kiamat saat semua sumber cahaya di dunia akan padam.

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Berjalan dalam kegelapan : Sholat Isya’ dan Subuh

3. Dijanjikan Surga

Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga.” (HR Bukhari).

Yang dimaksud dua waktu dingin itu adalah ashar dan subuh.

4. Melihat Allah; Ada yang lebih diinginkan manusia selain surga, yakni melihat Allah di surga. Bagaimana caranya?

“Kami sedang duduk bersama Rasulullah, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, ‘Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan sholat sebelum terbit matahari (Subuh) dan sholat sebelum terbenam matahari (Ashar). Maka lakukanlah.” (HR Bukhari dan Muslim)

5. Terdapat sholat sunnah yang lebih mulia dari dunia seisinya

Dua rakaat fajar (shalat sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya

(HR. Muslim).

6. Waktu yang disaksikan; Waktu Subuh adalah waktu yang disaksikan hamba Allah yang mulia, yaitu para malaikat.

”Sholat berjamaah lebih utama dari sholat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh lima lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu sholat Subuh.”

(HR Bukhari).

7. Berada di bawah Lindungan Allah

“Barangsiapa yang menunaikan sholat Subuh maka ia berada dalam jaminan (perlindungan) Allah.” (HR Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

8. Berkah; Rasulullah SAW menarik perhatian pada sahabat dan perhatian kita dengan pernyataannya bahwa keberkahan itu ada di waktu pagi.

“Ya Allah berkatilah umatku di waktu pagi.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad dan Ibnu Majah).

MENGAPA HARUS BERJAMAAH DI MASJID?

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Banyak berjalan artinya terbiasa atau membiasakan diri.

Dalam kegelapan artinya sholat Isya’ dan sholat Subuh.

Menuju Masjid artinya berjamaah di masjid bukan di rumah (khusus laki-laki).

TIPS UNTUK BISA SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID :

  1. Ikhlas
  2. Tekad yang kuat
  3. Berdoa kepada Allah agar dibangunkan saat fajar
  4. Berteman dengan orang shalih yang mau membangunkan
  5. Mengatur pola tidur
  6. Tidak tidur dalam keadaan kekenyangan
  7. Bel pengingat: alarm, bel pintu dari tetangga, dan telepon dari sahabat
  8. Berdakwahlah mengajak orang lain untuk sholat Subuh berjamaah, agar diri terpacu untuk melakukan hal yang sama

AYO KITA BUDAYAKAN SHOLAT SUBUH DI MASJID UNTUK MENYONGSONG KEBANGKITAN ISLAM.

Kalau bukan kita siapa lagi?

Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Ingat 3 M (Aa’Gym)

Mulai diri sendiri (keluarga)-Mulai saat ini- Mulai ajak teman dekatmu

Disarikan dari buku:

MISTERI SHALAT SUBUH Karya Dr. Raghib As-Sirjani

Edit by Akhid M, Ramadhan 1429 H

TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN SAPI
oleh:
Hery Setyawan S.SI. M.SI
Lembaga Lingkungan Hidup PDM Kota Yogyakarta

PENDAHULUAN
Sapi merupakan jenis ternak ruminansia yang relatif lebih digemari oleh masyarakat umum. Di pulau Lombok khususnya, pemeliharaan sapi dilakukan secara kelompok dalam suatu kandang kolektif. Jumlah kandang kolektif yang ada berkisar 3.000 buah, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten namun belum banyak yang memikirkan pengelolaan limbahnya (kotoran). Sebagian besar peternak belum mengelola dan memanfaatkan kotoran ternaknya.
Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan tercatat bahwa satu ekor sapi rata-rata menghasilkan kotoran rata-rata 10-25 kg/hari. Apabila dalam satu kandang kolektif dipelihara sebanyak 100 ekor sapi maka kotoran yang dapat dikumpulkan adalah 2.500 kg Namun sampai saat ini kotoran sapi yang dihasilkan umumnya dibuang ke saluran air. Maksudnya dilakukan demikian oleh peternak, adalah untuk memudahkan penanganan dan bisa dimanfaatkan untuk lahan-lahan yang terairi oleh saluran tersebut. Pada saat yang demikian (kotoran ternak segar) belum dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tanaman karena belum terdekomposisi dengan rasio C/N lebih dari 40.
Limbah ternak dapat lebih bermanfaat setelah melalui proses pengolahan, menjadi kompos. Keengganan peternak untuk memproses kotoran ternak menjadi kompos disebabkan oleh lama waktu yang dibutuhkan selama proses pengomposan lebih kurang 2 bulan. Namun dengan adanya berbagai teknologi, kotoran ternak dapat didekomposisi menjadi kompos dalam waktu yang lebih singkat. Dengan menggunakan cara ini didapat kandungan hara kompos yaitu N total (0,68%); P total (0,225%); C-organik (11,2 %); Kalium (0,55%) dan rasio C/N (16,47). Tahapan pembuatan dilakukan dengan cara berikut ini.
Bahan-bahan yang dibutuhkan
• Kotoran sapi : 80-83%
• Kapur gamping : 2%
• Pemacu mikroorganisme (Stardec) : 0,25%
• Air secukupnya
• Serbuk gergaji : 5%
• Abu sekam : 10%

Alat-alat yang digunakan
• Sekop
• Cangkul
• Alat pengangkut dan mengumpulkan kotoran (grobak sorong)
• Tempat pembuatan dan penyimpanan (semacam gudang)
Bangunan tempat pembuatan
Sebaiknya dibuatkan tempat/bangunan khusus untuk membuat kompos, terutama bagi kandang kolektif. Lokasinya diusahakan agar tidak jauh dari kandang, untuk memudahkan pengumpulan kotorannya. Adapun contoh bangunan tersebut adalah sebagai berikut.
Bangunan ini merupakan tempat pembuatan kompos sekaligus sebagai Gudang untuk penyimpanan kompos yang sudah jadi. Tempat pembuatan kompos terbagi dalam empat kotak. Ukurannya dapat disesuaikan dengan jumlah ternak yang dipelihara dan ketersediaan lahan tempat untuk membangun. Atap terbuat dari bahan asbes atau lainnya diusahakan agar tidak bocor kalau hujan. Tiang dan rangka atap dari kayu. Setiap tahapan proses pembuatan dilakukan pada masing-masing kotak; pada kotak 1 (pertama) bisa menampung kotoran ternak + bahan organik lainnya seberat 15 – 20 ton tergantung kadar airnya.
Proses pembuatan
• Sebelum dilakukan pembuatan kompos tempatnya terlebih dahulu harus disiapkan.
• Diusahakan tempat pembuatan pupuk organik terlindung dari terik matahari langsung atau hujan ( tempat yang beratap). Saat pembuatan kompos diusahakan agar tidak tergenang air ataupun terkena air hujan karena akan menjadi busuk.
• Kotoran sapi (faeses dan urine) yang bercampur dengan sisa pakan, di kumpulkan pada satu tempat, ditiriskan atau dikering anginkan selama satu minggu agar tidak terlalu basah.
• Kotoran sapi yang sudah ditiriskan tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi pembuatan dan diberi kalsit/kapur dan dekomposer. Untuk membuat 1 ton bahan pembuatan kompos (kotoran ternak) membutuhkan 20 kg kapur, 50 kg ampas gergaji, 100 kg abu sekam dan 2,5 kg dekomposer (stardec)dan seluruh bahan dicampur lalu diaduk merata.
• Setelah satu minggu diperam, campuran tadi diaduk/dibalik secara merata untuk menambah suplai oksigen dan meningkatkan homogenitas bahan. Pada tahap ini diharapkan terjadi peningkatan suhu bisa diukur dengan memasukkan telapak tangan ke dalam tumpukan bahan, bila terasa hangat berarti terjadi proses pemeraman.
• Minggu kedua dilakukan pembalikan lagi. Demikian seterusnya sampai pada minggu keempat. Pada saat ini pupuk telah matang dengan warna pupuk coklat kehitaman bertekstur remah dan tidak berbau.
• Pemeraman dilakukan selama 1 bulan. Kelembaban dan temperatur harus tetap dijaga agar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk hidup dan berkembang.
• Kemudian pupuk diayak atau disaring untuk mendapatkan bentuk yang seragam serta memisahkan dari bahan yang tidak diharapkan (misalnya batu, potongan kayu, rafia) sehingga pupuk yang dihasilkan benar-benar berkualitas.
• Selanjutnya pupuk organik siap diaplikasikan ke lahan sebagai pupuk dasar atau dapat disimpan pada tempat yang terlindung dari terik matahari dan hujan.

Ancaman bagi Kawasan Wisata Alam
Kawasan wisata alam merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang menyenangi nuansa alami. Selain itu kawasan wisata alam adalah sarana tempat terjadinya interaksi sosial dan aktivitas ekonomi.
Untuk menjaring masyarakat dan wisatawan sebanyak mungkin, setiap kawasan wisata alam harus menjaga keunikan, kelestarian, dan keindahannya. Semakin banyak kunjungan wisatawan, maka aktivitas dikawasan tersebut akan meningkat, baik aktivitas sosial maupun ekonomi. Setiap aktivitas yang dilakukan, akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi kawasan tersebut. Namun yang harus diingat adalah bahwa limbah atau sampah yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut dapat mengancam kawasan wisata alam.
Sampah apabila dibiarkan tidak dikelola dapat menjadi ancaman yang serius bagi kelangsungan dan kelestarian kawasan wisata alam. Sebaliknya, apabila dikelola dengan baik, sampah memiliki nilai potensial, seperti penyediaan lapangan pekerjaan, peningkatan kualitas dan estetika lingkungan, dan pemanfaatan lain sebagai bahan pembuatan kompos yang dapat digunakan untuk memperbaiki lahan kritis di berbagai daerah di Indonesia, dan dapat juga mempengaruhi penerimaan devisa negara.
Pengertian Sampah
Sampah adalah semua material yang dibuang dari kegiatan rumah tangga, perdagangan, industri dan kegiatan pertanian. Sampah yang berasal dari kegiatan rumah tangga dan tempat perdagangan dikenal dengan limbah municipal yang tidak berbahaya (non hazardous).
Soewedo (1983) menyatakan bahwa sampah adalah bagian dari sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari kegiatan yang dilakukan manusia (termasuk kegiatan industri), tetapi bukan yang biologis.
Komposisi Sampah
Berdasarkan komposisinya, sampah dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Sampah Organik, yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos;
2. Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya. Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun karton;
Di negara-negara berkembang komposisi sampah terbanyak adalah sampah organik, sebesar 60 – 70%, dan sampah anorganik sebesar ± 30%.
Ancaman Bagi Kawasan Wisata Alam
Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut:
a. Gangguan Kesehatan:
• Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi;
• Timbulan sampah dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus;
b. Menurunnya kualitas lingkungan
c. Menurunnya estetika lingkungan
Timbulan sampah yang bau, kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata;
d. Terhambatnya pembangunan negara
Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan, mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman, dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi. Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun, yang berarti devisa negara juga menurun.
Pengelolaan Sampah
Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan, maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya, maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik, serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit.
Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan di kawasan wisata alam adalah:
a. Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya
Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik disetiap kawasan yang sering dikunjungi wisatawan.
b. Pemanfaatan Kembali
Kegiatan pemanfaatan sampah kembali, terdiri atas:
1). Pemanfaatan sampah organik, seperti composting (pengomposan). Sampah yang mudah membusuk dapat diubah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk melestarikan fungsi kawasan wisata.
Berdasarkan hasil, penelitian diketahui bahwa dengan melakukan kegiatan composting sampah organik yang komposisinya mencapai 70%, dapat direduksi hingga mencapai 25%.

Gb.1. Proses Pemilahan Sampah
Gb.2. Proses Pembuatan Kompos

2). Pemanfaatan sampah anorganik, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pemanfaatan kembali secara langsung, misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas, atau kertas daur ulang. Sedangkan pemanfaatan kembali secara tidak langsung, misalnya menjual barang bekas seperti kertas, plastik, kaleng, koran bekas, botol, gelas dan botol air minum dalam kemasan.
c. Tempat Pembuangan Sampah Akhir
Sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan secara ekonomis baik dari kegiatan composting maupun pemanfaatan sampah anorganik, jumlahnya mencapai ± 10%, harus dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Di Indonesia, pengelolaan TPA menjadi tanggung jawab masing-masing Pemda.
Dengan pengelolaan sampah yang baik, sisa sampah akhir yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan lagi hanya sebesar ± 10%. Kegiatan ini tentu saja akan menurunkan biaya pengangkutan sampah bagi pengelola kawasan wisata alam, mengurangi luasan kebutuhan tempat untuk lokasi TPS, serta memperkecil permasalahan sampah yang saat ini dihadapi oleh banyak pemerintah daerah.
Penutup
Pengelolaan sampah yang dilakukan di kawasan wisata alam, akan memberikan banyak manfaat, diantaranya adalah:
a. Menjaga keindahan, kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung;
b. Tidak memerlukan TPS yang luas, sehingga pengelola wisata dapat mengoptimalkan penggunaan pemanfaatan kawasan;
c. Mengurangi biaya angkut sampah ke TPS;
d. Mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah.

Memberikan nama untuk anak itu susah-susah gampang. Salah-salah nama bisa
jadi beban buat si Anak. Maka hati-hatilah dalam memberikan nama untuk anak
tersayang. Karena nama akan disandang seumur hidupnya.

1. Nama itu mengandung do’a.
Nama anak itu cermin harapan orang tua. Nama itu mengandung Do’a.Tetapi
do’anya yang singkat saja. Kalau terlalu panjang nanti dikira Tahlil
atau Wirid. Kalau dipanggil bukannya nengok, malah bilang “Amiinn..”

2. Nama jangan nyusahin orang Kelurahan
Nama anak mudah dibaca dan mudah ditulis. Meskipun tampaknya
bagus,jangan pakai huruf mati yang digandeng-gandeng atau didobel-dobel
(mis.Lloyd,Nikky, Thasya dll). Biasanya sama petugas Kelurahan akan
terjadi salah tulis dalam pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, KTP
dll.Nah… nggak enaknya lagi kalo kita minta revisi biasanya kena biaya
lagi… dan prosesnya lama lagi.

3. Nama jangan cuma satu kata
Minimal ada First Name, Nick Name dan Family name gitu loh…. Ini
penting terutama kalo pas lagi ngurus Paspor atau Visa. Nggak jadi
berangkat ke Amrik hanya gara-gara namanya cuma Prakoso atau Pamuji
atau Paryono khan esiaan…

4. Nama jangan terlalu panjang
Nama yang panjang bererot bisa bikin susah si pemilik nama. Disamping
susah ngingetnya, juga ngerepotin waktu ngisi formulir pendaftaran masuk
Perguruan Tinggi Negeri (dulu UMPTN). Itu lho..yang ngitemin
buletan-buletan pakai pensil 2B. Capeek khaan… Nama panjang seperti
Siti Hartati Riwayati Mulianingsih Adiningrum Mekar Berseri Sepanjang
Hari…. adalah sangat-sangat not-recommended.

5. Nama anak bersifat internasional
Anak kita hidup dimasa depan, di era globalisasi dimana hubungan dengan
dunia internasional amat sangat intens. Jadi jangan mempersulit anak
dengan nama-nama yang sulit di-eja. Nama Saklitinov msalnya orang
Jepang nyebutnya Sakuritino, orang Sunda bilang aktinop orang Amrik
bilang Sechlaytinove… Syusah khaaannn Padahal maksudnya Sabtu Kliwon
Tiga November…

6. Ketahuilah arti nama anak
Ketahuilah arti nama anak. Jangan memberikan nama hanya karena enak
diucapkan atau bagus ditulisnya. Nama Jalmowono memang sepintas enak
diucapkan dan bagus kalo ditulis tetapi ketahuilah bahwa Jalmowono itu
artinya Orang Utan.

7.Jangan pakai nama artis.
Nama artis memang bagus-bagus, cuma masalahnya kalau artis itu
kelakuannya baik… lha kalau jadi bahan gosip melulu khan jadi beban
juga buat si anak. Lagian pakai nama artis itu tandanya anda gak kreatif
dalam bikin nama.

8. Abjad huruf pertama nama anak.
Huruf pertama “A” pada nama anak ada enak gak enaknya. Gak enaknya kalau
pas ada ujian/test/wawancara sering dipanggil duluan. Gak sempet
nanya-nanya ama temannya. Tapi kadang-kadang juga pas giliran dapat
pembagian apa gitu, dapetnya juga sering duluan. Sebaiknya ambil huruf
pertama itu antara D sampai K. Cukupan lah… Huruf depan Z… wah..
biasanya adanya dibawah…

9. Jangan sok Kebarat-baratan
Jangan memberi nama anak dengan bergaya kebarat-baratan, biar dibilang
keren. Kudu diinget, anda lahir dibumi Indonesia, orang Indonesia,
kultur ya tetap orang Indonesia. Kalau nama keindo-indoan, tapi mukanya
ya melayu-melayu juga, malu sendiri kan, anaknya ya ortunya.. Lagian
kalo kejepit toh bilangnya “adawww….” bukan “Oh my God..”

Rasulullah bersabda :
“Mu’min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mu’min yang lemah ……”(HR Muslim)

Bagaimana agar senantiasa sehat seperti Rasulullah? Ikuti resepi berikut :

1. SELALU BANGUN SEBELUM SHUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara shubuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumát beliau mencuci rambut2 halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi.
“Mandi pada hari JUmát adalah wajib bagi setiap orang2 dewasa.
Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman”(HR Muslim)

3. TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :
“Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak ( tidak sampai kekenyangan)”(Muttafaq Alaih)

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dg adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan

4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya.
Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori2 terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung

5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah” diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT

7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.